Puasa Bukan Sekedar Menahan Diri

" Puasa Bukan Sekedar Menahan Diri "
Sesungguhnya orang-orang yang beriman ketika menghadapi musim-musim ketaatan, ia akan gembira. Karena sesungguhnya bulan Ramadhan adalah musim ketaatan. Di sana Allah perintahkan kita untuk berpuasa, di sana kita dianjurkan untuk qiyamul lail (shalat tarawih), di sana kita diperintahkan untuk banyak bersedekah, di sana kita diperintahkan untuk meninggalkan perkara yang sia-sia. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
?????? ?????????? ???? ????????? ???????????? ???????? ?????????? ???? ????????? ???????????
“Bukanlah hakikat puasa itu menahan dari makan dan minum saja. Akan tetapi hakikat puasa meninggalkan perkara yang sia-sia dan ucapan yang tidak baik.” (HR. Ibnu Khuzaimah)
Orang beriman yang menginginkan akhirat, dengan datangnya Ramadhan hatinya gembira. Sebagaimana Salafush Shalih ketika datang Ramadhan, mereka menyambut dengan gembira, mereka saling memberikan selamat kepada satu sama lainnya. Sementara kita, karena hati kita dipenuhi syahwat, dipenuhi dengan kehidupan dunia dan cinta dunia, dengan datangnya bulan Ramadhan barangkali di antara kita ada yang dahinya mengkerut, hatinya merasa berat. Karena ia tidak biasa dengan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Na’udzubillah.. Kita berlindung kepada Allah dari yang demikian itu.
Bagaimana penjelasan selengkapnya: https://rodja.id/30d