Bolehkah ibu hamil dan ibu menyusui berpuasa??



**Ibu hamil : Puasa aman dilakukan bagi  ibu hamil yang sehat, tapi bisa menimbulkan resiko jika dilakukan  oleh ibu hamil dengan masalah kesehatan tertentu atau kondisi ibu tidak stabil. Sebelum berpuasa, sebaiknya periksa dan konsultasikan kondisi kesehatan ibu dan janin. jika terdapat kondisi seperti hipertensi, riwayat keluar darah / air ketuban, mual muntah, anemia, kondisi janin tidak baik, sebaiknya puasa dihindari.  


- untuk ibu hamil trimester awal (1-3 bulan) , sebaiknya tidak berpuasa. Usia kehamilan trimester awal merupakan masa yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan janin, karena di periode ini  organ janin mulai terbentuk. Itu sebabnya ibu hamil perlu memenuhi  nutrisi dengan baik untuk  menunjang tumbuh kembang janin. Apabila asupan makan dan minum dibatasi saat puasa, ibu hamil yang menjalani kehamilan trimester pertama dikhawatirkan lebih berisiko melahirkan bayi dengan berat badan di bawah normal atau melahirkan secara prematur.


ada beberapa masalah kesehatan yang berisiko terjadi ketika ibu hamil menjalani puasa, yaitu : Tubuh terasa lemas lunglai, Sakit kepala, Asam lambung meningkat, Dehidrasi, Pusing bahkan sampai pingsan. Jika terdapat gejala ini saat ibu berpuasa, silahkan batalkan puasanya. Karena hal tersebut bisa mempengaruhi kondisi janin. 


- Bagi ibu hamil yang sudah masuk trimester 2&3 kehamilan, silahkan bisa berpuasa, dengan tetap memastikan kondisi ibu dan janin dalam kondisi normal. 

••Tips berpuasa saat hamil : cukupilah asupan makanan bergizi ketika  berbuka puasa dan sahur agar kehamilan tetap sehat (udah tau kan contoh makanan yang bergizi), pastikan kebutuhan air terpenuhi agar ibu tidak dehidrasi (minimal 2 liter per hari) , hindari makanan pedas saat berbuka dan sahur, agar tidak mengganggu sistem pencernaan, dan jangan lupa minum tablet tambah darahnya ya. 


**Ibu menyusui : Tidak di anjurkan berpuasa bagi ibu menyusui, jika usia bayi masih 0-6 bulan. Usia bayi 0-6 bulan kebutuhannya 100% masih dari ASI (ASI Eksklusif). Jika ibu berpuasa, Ibu bisa mengalami dehidrasi, Dehidrasi saat menyusui bisa membuat produksi ASI terhambat, sehingga asupan untuk bayi menjadi kurang. Dehidrasi pada Busui juga akan menyebabkan komposisi kandungan ASI menjadi berubah. Ibu  yang mengalami dehidrasi saat menyusui bisa memengaruhi kesehatan bayi. 


- Sedangkan bagi ibu menyusui yang usia anak di atas 6 bulan (alias sudah MPASI), silahkan berpuasa, karena kebutuhan asupan bayi tidak hanya didapat dari ASI, dengan syarat ibu harus tetap memenuhi asupan nutrisi bergizi serta memenuhi kebutuhan cairan  saat berbuka puasa dan sahur, pastikan kebutuhan air terpenuhi agar ibu tidak dehidrasi (minimal 2 liter per hari) , hindari makanan pedas saat berbuka dan sahur, agar tidak mengganggu sistem pencernaan, bila perlu minum tablet tambah darah untuk memjaga kondisi ibu tetap sehat. 

Note : jika saat ibu puasa, kemudian ibu mengalami pusing, dehidrasi berat, lemas lunglai, silahkan batalkan puasanya. 


Semua umat muslim yang sudah baligh diwajibkan untuk berpuasa selama sebulan penuh di bulan Ramadhan. Tapi bagi orang-orang yang tidak mampu berpuasa seperti orang tua yang sudah renta, orang sakit parah yang tidak bisa diharapkan kesembuhannya, Ibu hamil dan menyusui, dan kondisi mereka tidak memungkinkan untuk membayar dengan puasa, maka dapat mengganti hutang puasa dengan membayar fidyah.


 “wajib bagi orang yang berat menjalankannya (puasa) membayar fidyah, yaitu memberi makan orang miskin.” (QS. Al-Baqarah: 184)


Sesungguhnya Allah ‘azza wa jalla meringankan setengah shalat untuk musafir dan meringankan puasa bagi musafir, wanit hamil dan menyusui,” (HR. An Nasai no. 2275, Ibnu Majah no. 1667, dan Ahmad 4:347. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih).


Ibu hamil dan ibu menyusui tidak wajib berpuasa, Jika ibu kuat “silahkan berpuasa”, jika ibu tidak kuat “jangan dipaksakan”,. fikirkan kembali kondisi janin dan bayi kalian. Ibu hamil dan ibu menyusui tetap mendapat pahala berlimpah ketika ia ikhlas menjalankan kehamilannya dan mengASIhi serta merawat bayinya dengan penuh kasih sayang. 


Note dari bidan indi : jangan pernah samakan kondisi tubuh anda dengan orang lain yang sedang hamil/ menyusui saat berpuasa. Orang lain bisa saja kuat menjalani puasa, tapi kondisi tubuh anda belum tentu. Jangan memberikan bayi sufor hanya karena ibu ingin memaksakan diri berpuasa, ingat baik baik “bayi memiliki HAK terhadap ASI”, jadi berikanlah HAK mereka 


Allah telah mempermudah segala urusan manusia, kenapa kita harus mempersulit???? 

Dan bagi yang bisa kuat puasa saat hamil / menyusui, kondisi ibu dan janin normal, puasa nya lancar lancar saja “bersyukurlah momms, Alloh melancarkan puasa kalian”, jangan sampai memandang lemah orang orang yang Qodarulloh tidak bisa berpuasa saat hamil dan menyusui ya 


Semoga bermanfaat @bidan indi